Ujian Kenaikan Kelas (UKK) Bahasa Indonesia untuk siswa Kelas 8 SMP Semester 2 menjadi gerbang penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan penguasaan materi yang telah dipelajari selama satu tahun ajaran. Mata pelajaran Bahasa Indonesia di jenjang ini tidak hanya fokus pada pemahaman bacaan, tetapi juga mencakup kemampuan menulis, berbicara, mendengarkan, serta pemahaman unsur kebahasaan yang mendalam.
Menghadapi UKK, persiapan yang matang adalah kunci. Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan berlatih mengerjakan contoh soal. Dengan memahami pola soal, jenis-jenis pertanyaan, dan cara menjawabnya, siswa dapat lebih percaya diri dan efektif dalam menghadapi ujian sebenarnya. Artikel ini akan menyajikan contoh-contoh soal UKK Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Semester 2 yang mencakup berbagai tipe soal, mulai dari pilihan ganda, isian singkat, hingga esai, lengkap dengan pembahasan yang diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep dan strategi pengerjaan.
Pentingnya Persiapan UKK Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia di Kelas 8 SMP membekali siswa dengan keterampilan yang esensial untuk komunikasi sehari-hari maupun dalam konteks akademis. Materi semester 2 biasanya mencakup topik-topik seperti:
- Teks Deskripsi: Memahami ciri-ciri, struktur, dan unsur kebahasaan teks deskripsi.
- Teks Narasi (Cerpen): Menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen, serta memahami alur, penokohan, dan tema.
- Teks Eksposisi: Memahami struktur dan unsur kebahasaan teks eksposisi, serta mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan pendukung.
- Puisi Rakyat (Pantun, Syair,Gurindam): Mengenali ciri-ciri, struktur, dan makna puisi rakyat.
- Saran dan Ajakan: Mampu merumuskan saran dan ajakan yang efektif dalam berbagai bentuk tulisan.
- Tata Bahasa dan Ejaan: Penggunaan tanda baca, huruf kapital, kalimat efektif, dan pembentukan kata.
- Menulis Kreatif: Menulis paragraf deskriptif, naratif, atau eksposisi sesuai kaidah.
Dengan cakupan materi yang luas, latihan soal yang bervariasi sangat diperlukan. Latihan ini membantu siswa tidak hanya mengingat materi, tetapi juga melatih kemampuan analisis, sintesis, dan evaluasi terhadap berbagai jenis teks dan fenomena kebahasaan.
Contoh Soal UKK Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Semester 2
Berikut adalah contoh-contoh soal yang dirancang untuk mencakup berbagai aspek materi Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Semester 2.
Bagian I: Pilihan Ganda
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
Soal 1 (Teks Deskripsi)
Bacalah kutipan teks deskripsi berikut!
"Kawah Putih adalah sebuah danau vulkanik yang memukau di Bandung Selatan. Warnanya yang unik, perpaduan antara putih bersih dan hijau kebiruan, menjadikannya daya tarik utama. Uap belerang yang mengepul dari permukaan danau menambah kesan mistis dan eksotis. Aroma belerang yang khas tercium jelas saat berada di dekatnya. Pasir putih halus yang menyelimuti area sekitar kawah menambah keindahan lanskap."
Tujuan penulis dalam kutipan teks deskripsi tersebut adalah untuk…
A. Menceritakan pengalaman pribadi di Kawah Putih.
B. Mempromosikan keindahan Kawah Putih kepada pembaca.
C. Menjelaskan proses terbentuknya Kawah Putih.
D. Mengkritik kondisi Kawah Putih saat ini.
Pembahasan Soal 1:
Teks deskripsi bertujuan untuk menggambarkan objek, tempat, atau peristiwa secara rinci sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau mencium objek yang digambarkan. Dalam kutipan tersebut, penulis menggunakan kata-kata seperti "memukau," "unik," "menjadikannya daya tarik utama," "kesan mistis dan eksotis," serta "keindahan lanskap" untuk menggambarkan Kawah Putih. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan penulis adalah untuk memaparkan keindahan Kawah Putih agar pembaca tertarik dan terkesan. Pilihan A kurang tepat karena tidak ada unsur cerita personal yang dominan. Pilihan C salah karena teks tidak menjelaskan proses terbentuknya kawah. Pilihan D juga salah karena nada teks sangat positif dan tidak mengandung kritik.
Soal 2 (Teks Narasi – Cerpen)
Bacalah kutipan cerpen berikut!
"Mentari mulai condong ke barat ketika Rina akhirnya sampai di rumah neneknya. Udara pegunungan yang sejuk menyambutnya, kontras dengan panasnya kota yang ia tinggalkan. Nenek tersenyum lebar menyambut kedatangannya, memeluk Rina erat. Di dapur, aroma masakan nenek tercium menggoda, membuat perut Rina keroncongan."
Latar waktu yang digambarkan dalam kutipan cerpen tersebut adalah…
A. Pagi hari.
B. Siang hari.
C. Sore hari.
D. Malam hari.
Pembahasan Soal 2:
Latar waktu mengacu pada kapan peristiwa dalam cerita terjadi. Kutipan tersebut menyatakan, "Mentari mulai condong ke barat." Frasa "mentari condong ke barat" secara jelas menunjukkan bahwa matahari mulai terbenam, yang merupakan ciri khas waktu sore hari. Pilihan A, B, dan D tidak sesuai dengan deskripsi waktu tersebut.
Soal 3 (Teks Eksposisi)
Bacalah kalimat berikut!
"Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga pada kelestarian ekosistem secara keseluruhan."
Kalimat di atas merupakan bagian dari struktur teks eksposisi yang disebut…
A. Argumentasi.
B. Tesis.
C. Penegasan Ulang.
D. Rekomendasi.
Pembahasan Soal 3:
Teks eksposisi umumnya memiliki struktur Tesis (pendapat umum/pernyataan topik), Argumentasi (penjelasan dan bukti), dan Penegasan Ulang (kesimpulan/ringkasan). Kalimat "Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga pada kelestarian ekosistem secara keseluruhan" merupakan pernyataan awal yang memperkenalkan topik dan pandangan penulis mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah inti dari apa yang akan dibahas lebih lanjut, sehingga merupakan bagian dari tesis.
Soal 4 (Puisi Rakyat – Pantun)
Bacalah pantun berikut!
Jalan-jalan ke pasar minggu,
Jangan lupa membeli rambutan.
Jika ingin menjadi guru,
Belajarlah dengan tekun dan rajin.
Bait pantun di atas memiliki makna…
A. Ajakan untuk berlibur ke pasar minggu.
B. Pentingnya rajin belajar untuk menjadi guru.
C. Nasihat untuk membeli rambutan saat ke pasar.
D. Himbauan untuk menaati peraturan pasar.
Pembahasan Soal 4:
Pantun terdiri dari sampiran (dua baris pertama) dan isi (dua baris terakhir). Dua baris terakhir dari pantun tersebut berbunyi, "Jika ingin menjadi guru, Belajarlah dengan tekun dan rajin." Bagian ini secara langsung menyampaikan amanat atau pesan dari pantun. Pesan tersebut adalah bahwa untuk menjadi seorang guru, diperlukan usaha belajar yang tekun dan rajin.
Soal 5 (Tata Bahasa – Ejaan)
Perhatikan penggunaan tanda baca pada kalimat berikut!
"Setelah membaca buku itu, saya merasa penasaran dengan kelanjutan ceritanya; namun, saya belum menemukan jilid keduanya."
Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut adalah pada…
A. Tanda koma (,) setelah "itu".
B. Tanda titik koma (;) setelah "ceritanya".
C. Tanda koma (,) setelah "namun".
D. Tanda titik (.) di akhir kalimat.
Pembahasan Soal 5:
Dalam kalimat majemuk setara yang dihubungkan dengan kata penghubung seperti "namun", "akan tetapi", "melainkan", tanda baca yang tepat sebelum kata penghubung tersebut adalah tanda koma (,). Kalimat seharusnya berbunyi: "Setelah membaca buku itu, saya merasa penasaran dengan kelanjutan ceritanya; namun, saya belum menemukan jilid keduanya." atau lebih tepat lagi, jika dipisah menjadi dua kalimat: "Setelah membaca buku itu, saya merasa penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Namun, saya belum menemukan jilid keduanya."
Kesalahan ada pada penggunaan tanda titik koma (;) yang diikuti kata "namun" tanpa koma setelahnya. Seharusnya, jika ingin menggabungkan dua klausa independen dengan "namun" sebagai konjungsi antarkalimat, maka kalimat pertama diakhiri titik dan kalimat kedua diawali "Namun,". Atau, jika tetap digabung dengan titik koma, maka setelah "namun" harus ada koma. Jadi, penulisan yang benar adalah "namun,". Pilihan C yang tepat adalah penggunaan tanda koma setelah "namun".
Soal 6 (Tata Bahasa – Kalimat Efektif)
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
- Kepada hadirin sekalian, harap tertib.
- Bagi para siswa, buku ini sangat bermanfaat.
- Guru menjelaskan pelajaran itu kepada siswa.
- Mereka mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka.
Kalimat yang tidak efektif ditandai dengan penggunaan bentuk "kepada" atau "bagi" yang berlebihan adalah…
A. 1 dan 2.
B. 2 dan 3.
C. 3 dan 4.
D. 1 dan 4.
Pembahasan Soal 6:
Kalimat efektif menghindari pemborosan kata dan bentuk ambigu. Kalimat 1 ("Kepada hadirin sekalian, harap tertib.") tidak efektif karena "kepada" di awal kalimat tidak diperlukan untuk perintah. Kalimat yang lebih efektif adalah "Hadirin sekalian, harap tertib." atau "Harap tertib." Kalimat 2 ("Bagi para siswa, buku ini sangat bermanfaat.") juga kurang efektif. Lebih baik langsung menyatakan "Buku ini sangat bermanfaat bagi para siswa." atau "Para siswa akan sangat terbantu dengan buku ini." Pilihan A, yaitu kalimat 1 dan 2, menunjukkan penggunaan "kepada" atau "bagi" yang berlebihan dan kurang efisien dalam penyampaian pesan.
Soal 7 (Menulis Kreatif – Paragraf Deskriptif)
Perhatikan kerangka paragraf deskriptif berikut!
- Objek: Gunung Bromo
- Ciri umum: Gunung berapi aktif, terkenal keindahannya.
- Ciri khusus: Pemandangan matahari terbit yang spektakuler, lautan pasir yang luas, kawah yang mengeluarkan asap.
- Perasaan/kesan: Mengagumkan, menakjubkan.
Berdasarkan kerangka tersebut, kalimat pembuka paragraf deskriptif yang paling sesuai adalah…
A. Gunung Bromo adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Jawa Timur.
B. Pemandangan matahari terbit di Gunung Bromo sungguh memukau hati.
C. Keindahan Gunung Bromo seakan tidak ada habisnya untuk dijelajahi.
D. Gunung Bromo menawarkan panorama alam yang luar biasa menakjubkan.
Pembahasan Soal 7:
Kalimat pembuka paragraf deskriptif idealnya memperkenalkan objek dan memberikan gambaran umum yang menarik minat pembaca, serta mengisyaratkan keindahan atau kekhasan objek tersebut. Kerangka soal menunjukkan bahwa Gunung Bromo memiliki keindahan yang luar biasa dan pemandangan yang menakjubkan. Pilihan D ("Gunung Bromo menawarkan panorama alam yang luar biasa menakjubkan.") secara efektif memperkenalkan objek dan langsung menyoroti keunikan serta daya tarik utamanya, sesuai dengan kerangka yang diberikan. Pilihan A terlalu faktual dan kurang deskriptif. Pilihan B dan C lebih fokus pada detail spesifik daripada pengenalan umum.
Bagian II: Isian Singkat
Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
Soal 8 (Teks Narasi – Unsur Intrinsik)
Dalam sebuah cerita pendek, tokoh utama yang mewakili nilai-nilai moral positif dalam cerita disebut sebagai tokoh ……………………………….
Pembahasan Soal 8:
Dalam analisis unsur intrinsik cerpen, tokoh yang mewakili nilai-nilai moral positif atau yang seringkali menjadi fokus utama cerita dan memiliki peran sentral dalam perkembangan alur disebut sebagai tokoh protagonis.
Soal 9 (Puisi Rakyat – Ciri-ciri)
Salah satu ciri khas dari gurindam adalah setiap bait terdiri dari ………… baris, di mana baris pertama berisi soal atau masalah dan baris kedua berisi jawaban atau akibat dari baris pertama.
Pembahasan Soal 9:
Gurindam merupakan salah satu bentuk puisi rakyat yang memiliki struktur spesifik. Setiap bait gurindam terdiri dari dua baris. Baris pertama biasanya berisi permasalahan atau persoalan, sedangkan baris kedua berisi jawaban atau akibat dari persoalan tersebut.
Soal 10 (Tata Bahasa – Kalimat Langsung dan Tidak Langsung)
Ubah kalimat langsung berikut menjadi kalimat tidak langsung:
"Ibu berkata, ‘Besok pagi, kamu harus bangun lebih awal.’"
Kalimat tidak langsungnya adalah: Ibu berkata bahwa besok pagi saya harus bangun lebih awal.
(Jawaban yang diterima: Ibu berkata bahwa besok pagi ia harus bangun lebih awal / Ibu berkata bahwa besok pagi dia harus bangun lebih awal.)
Pembahasan Soal 10:
Mengubah kalimat langsung ke tidak langsung memerlukan perubahan pada:
- Kata ganti orang: "kamu" menjadi "saya" (jika Ibu berbicara kepada anak) atau "ia/dia" (jika diceritakan orang ketiga).
- Kata keterangan waktu: "Besok pagi" bisa tetap atau diubah jika konteksnya memerlukan.
- Tanda baca: Tanda petik ganda (" ") dihilangkan.
- Penambahan konjungsi: Kata "bahwa" seringkali ditambahkan.
Contoh: Ibu berkata, "Besok pagi, kamu harus bangun lebih awal." -> Ibu berkata bahwa besok pagi saya harus bangun lebih awal.
Soal 11 (Teks Eksposisi – Gagasan Pokok)
Bacalah paragraf berikut dan tentukan gagasan pokoknya!
"Manfaat membaca buku sangatlah beragam. Selain menambah wawasan dan pengetahuan, membaca juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Aktivitas ini juga terbukti mampu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Oleh karena itu, jadikan membaca sebagai kebiasaan positif."
Gagasan pokok paragraf tersebut adalah: ……………………………………………………………………………………………………
Pembahasan Soal 11:
Gagasan pokok adalah inti atau pokok persoalan yang dibicarakan dalam sebuah paragraf. Dalam paragraf tersebut, kalimat pertama ("Manfaat membaca buku sangatlah beragam.") sudah mencakup keseluruhan isi paragraf yang kemudian dijabarkan dengan berbagai manfaat membaca. Jadi, gagasan pokoknya adalah manfaat membaca buku sangatlah beragam.
Bagian III: Uraian/Esai
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan terstruktur!
Soal 12 (Teks Deskripsi – Mengidentifikasi dan Mengembangkan)
Jelaskan ciri-ciri umum teks deskripsi! Berikan contoh satu kalimat yang termasuk ciri-ciri tersebut untuk menggambarkan suasana pasar tradisional di pagi hari!
Pembahasan Soal 12:
Ciri-ciri umum teks deskripsi meliputi:
- Menggambarkan objek secara rinci: Memaparkan ciri-ciri fisik (bentuk, ukuran, warna, tekstur), sifat, dan keadaan objek secara detail.
- Menggunakan panca indra: Menggambarkan apa yang dapat dilihat, didengar, dicium, dirasakan, atau bahkan dikecap dari objek.
- Menggunakan kata sifat (adjektiva): Memperkaya deskripsi dengan penggunaan kata sifat yang spesifik.
- Menggunakan kalimat yang merinci: Menggambarkan satu persatu aspek objek.
- Memberikan kesan atau perasaan: Penulis seringkali menyampaikan kesan atau perasaan yang timbul saat mengamati objek.
Contoh kalimat untuk suasana pasar tradisional di pagi hari:
"Udara pagi yang segar bercampur dengan aroma ikan laut basah dan bumbu rempah yang menggugah selera, menciptakan simfoni bau yang khas di pasar." (Menggambarkan indra penciuman dan menciptakan kesan yang khas).
Soal 13 (Teks Narasi – Analisis Unsur Intrinsik)
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
"Di tengah terik matahari yang menyengat, Pak Lurah dengan semangat membakar semangat warga untuk gotong royong membersihkan selokan. Beliau mengenakan kemeja batik lusuh, namun sorot matanya penuh keyakinan. Warga desa, dari anak-anak hingga para lansia, ikut serta membawa sapu lidi dan alat kebersihan lainnya. Semangat kebersamaan terpancar jelas dari wajah mereka yang sedikit berkeringat namun tersenyum."
Identifikasilah unsur-uns intrinsik berikut dalam kutipan cerpen tersebut:
a. Tokoh dan penokohannya.
b. Latar tempat.
c. Amanat yang dapat diambil.
Pembahasan Soal 13:
a. Tokoh dan Penokohannya:
- Pak Lurah: Tokoh utama yang digambarkan sebagai sosok yang bersemangat, penuh keyakinan, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Ia menginspirasi warga.
- Warga Desa: Tokoh pendukung yang digambarkan sebagai masyarakat yang kompak, bersemangat, dan taat pada ajakan pemimpinnya, dari berbagai usia.
b. Latar Tempat: - Desa: Secara implisit digambarkan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan gotong royong pembersihan selokan.
c. Amanat yang Dapat Diambil: - Pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun lingkungan.
- Peran pemimpin yang inspiratif sangat penting untuk menggerakkan masyarakat.
- Meskipun sederhana, kerja sama dapat menciptakan hasil yang luar biasa.
Soal 14 (Teks Eksposisi – Menulis Paragraf)
Buatlah sebuah paragraf eksposisi tentang pentingnya sarapan bagi pelajar. Gunakan minimal tiga kalimat dan pastikan kalimatmu efektif!
Pembahasan Soal 14:
Sarapan memiliki peran krusial bagi kelancaran aktivitas belajar seorang pelajar. Mengonsumsi makanan bergizi di pagi hari dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, sehingga materi pelajaran lebih mudah diserap. Selain itu, sarapan yang cukup energi mencegah rasa lemas dan kantuk yang dapat mengganggu proses belajar di kelas. Oleh karena itu, membiasakan diri sarapan setiap pagi adalah investasi penting untuk kesuksesan akademis.
Soal 15 (Menulis Kreatif – Membuat Pantun)
Buatlah satu bait pantun yang bertemakan persahabatan!
Pembahasan Soal 15:
Contoh pantun bertemakan persahabatan:
Jalan-jalan ke kota tua,
Melihat candi berarsitektur megah.
Sahabat sejati takkan sirna,
Selalu ada di kala susah dan gundah.
Tips Jitu Menghadapi UKK Bahasa Indonesia
Selain berlatih soal, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan siswa untuk memaksimalkan hasil UKK:
- Pahami Konsep, Bukan Menghafal: Alih-alih menghafal definisi, usahakan untuk memahami konsep di balik setiap materi. Misalnya, pahami fungsi teks deskripsi dalam memberikan gambaran, bukan hanya menghafal definisinya.
- Baca Soal dengan Teliti: Sebelum menjawab, baca soal dengan cermat. Perhatikan kata kunci seperti "tidak," "paling tepat," "kecuali," atau "jelaskan."
- Kelola Waktu: Alokasikan waktu yang cukup untuk setiap bagian soal. Jika menemui soal yang sulit, jangan terlalu lama terpaku. Lewati dulu dan kembali lagi jika ada waktu tersisa.
- Perhatikan Instruksi: Ikuti instruksi pengerjaan dengan baik, terutama pada bagian pilihan ganda (tanda silang) dan isian singkat (jawaban yang ringkas dan tepat).
- Asah Kemampuan Menulis: Untuk soal esai, berlatihlah menyusun kalimat yang efektif, paragraf yang runtut, dan menggunakan ejaan yang benar. Gunakan struktur yang jelas: pendahuluan, isi, dan penutup.
- Diskusi dan Bertanya: Jangan ragu untuk berdiskusi dengan teman atau bertanya kepada guru jika ada materi yang belum dipahami.
Penutup
Menghadapi UKK Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Semester 2 memang membutuhkan persiapan yang serius. Dengan memahami contoh-contoh soal yang disajikan, menganalisis pembahasannya, dan menerapkan tips-tips yang diberikan, siswa diharapkan dapat lebih siap dan percaya diri. Ingatlah bahwa Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi yang penting. Penguasaan materi UKK ini bukan hanya sekadar nilai, tetapi juga bekal berharga untuk terus berkembang. Selamat belajar dan semoga sukses dalam UKK!

